PROMOSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH (Bahan Pembelajaran Orientasi Teknis Perpustakaan)

Beberapa Pengertian :

1. Perpustakan adalah Intitusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara professional dengan system yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka.

2. Pemustaka adalah pengguna perpustakaan yaitu perseorangan, kelompok orang, masyarakt atau lembga yang memanfaatkan pasilitas layanan perpustakaan.

3. Perpustakaan sekolah adalah perpustakaan yang ada di lingkungan sekolah yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi masyarakat di lingkungan sekolah tersebut khususnya guru dan murid. (Yusuf dan Suhendar, 2007, hal

4. Promosi adalah mekanisme komunikatif persuasif pemasaran dengan memanfaatkan teknik-teknik hubungan masyarakat. (Darmono, 2001, hal

Promosi merupakan kegiatan penting pada suatu organisasi, apalagi untuk organisasi yang bergerak di bergerak di bidang usaha dan jasa. Produk atau jasa yang dihasilkan tidak ada gunanya jika tidak diketahui atau dimanfaatkan oleh konsumennya.

Tujuan Promosi:
1. Untuk menarik perhatian
2. Untuk menciptakan kesan
3. Untuk membangkitkan minat
4. Untuk memperoleh tanggapan

Demikian halnya dengan perpustakaan sekolah. Jika konsumen perpustakaan sekolah, dalam hal ini guru, murid dan anggota masyarakat sekolah lainnya seperti pegawai tata usaha, satpam, dll. tidak mengetahui apa itu perpustakaan sekolah, apa yang ada di perpustakaan sekolah, buku-buku apa saja yang dapat dibaca di perpustakaan sekolah, maka manfaat perpustakaan sekolah tidak akan dirasakan oleh mereka. Dengan demikian mereka sebagai konsumen perpustakaan, tidak akan berkunjung ke perpustakaan sekolah.

Tujuan Promosi Perpustakaan :
1. Memperkenalkan perpustakaan, koleksi, jenis koleksi yang dimiliki, kekhususan koleksi, jenis layanan, dan manfaat yang dapat diperoleh oleh pemustaka.
2. Untuk menggairahkan minat baca serta menambah jumlah orang yang gemar membaca agar koleksi dimanfaatkan secara maksimal.
3. Memberi kesadaran kepada masyarakat tentang adanya pelayanan perpustakaan, mendorong masyarakat untuk menggunakan perpustakaan dan mengembangkan pengertian masyarakat agar mendukung kegiatan perpustakaan.

Melalui kegiatan promosi, diharapkan masyarakat sekolah mengetahui pelayanan yang diberikan oleh perpustakaan sekolah sehingga membuat mereka tertarik dan berkunjung.

Perpustakaan sekolah perlu melakukan promosi kepada siswa dan guru di lingkungan sekolah tersebut. Promosi yang dilakukan oleh perpustakaan sekolah agak berbeda dengan perpustakaan umum atau jenis perpustakaan lain karena sasarannya berbeda.

Bentuk promosi yang bisa dilakukan perpustakaan sekolah antara lain:

1. Pembuatan poster atau leaflet
Poster dapat ditulis dengan tangan pada kertas manila atau pada kertas lain dengan ukuran agak besar dan ditempatkan pada ruang perpustakaan atau papan pengumuman sekolah. Isi poster misalnya tentang himbauan pentingnya membaca.

2. Pameran buku
Pameran buku dapat dilakukan oleh perpustakaan secara periodic, misalnya bertepatan dengan hari hari besar nasional. Buku yang dipamerkan dikaitkan dengan tema hari peringatan. Misalnya pada hari Kebangkitan Nasional maka buku yang dipamerkan dapat berupa buku-buku tentang kepahlawanan dan perjuangan bangsa melawan penjajah.

3. Penataan ruang perpustakaan yang baik
Penataan ruangan yang baik, rapi bersih, tersedia tempat baca yang nyaman dan menyenangkan merupakan kegiatan promosi perpustakaan. Meskipun ini merupakan promosi tidak langsung akan tetapi pengaruhnya cukup kuat untuk mengajak dan membujuk siswa untuk datang ke perpustakaan.

Telah disebutkan tadi bahwa salah satu tujuan promosi perpustakaan adalah untuk menggairahkan minat baca. Jadi, promosi perpustakaan berkaitan erat dengan minat baca. Minat baca merupakan kecenderungan jiwa yang mendorong seseorang berbuat sesuatu terhadap membaca. Minat baca ditunjukkan dengan keinginan yang kuat untuk melakukan kegiatan membaca. Orang yang memiliki minat membaca yang tinggi senantiasa mengisi waktu luang dengan membaca. Orang yang demikian senantiasa haus akan bahan bacaan. Keinginan membaca sangat berpengaruh terhadap keterampilan membaca. Tujuan umum orang membaca adalah untuk mendapatkan informasi baru. Pada kenyataannya ada tujuan yang lebih khusus dalam kegiatan membaca

Tujuan Membaca :
1. Membaca untuk kesenangan ( Reading for Pleasure)
Yaitu membaca novel, surat kabar, majalah dan komik. Bahan bacaannya adalah bacaan ringan.
2. Membaca untuk meningkatkan pengetahuan ( Reading for intellectual profit )
Yaitu membaca buku-buku pelajaran, dan buku ilmu pengetahuan.
3. Membaca untuk melakukan pekerjaan (Reading for work)
Misalnya mekanik membaca buku petunjuk, ibu-ibu yang akan memasak membaca buku resep masakan, membaca prosedur kerja, dll.

Minat dan kegemaran membaca tidak dengan sendirinya dimiliki oleh seseorang termasuk anak-anak dalam usia sekolah. Minat baca dapat tumbuh dan berkembang dengan cara dibentuk. Menumbuhkan minat baca haruslah dimulai sejak dini yaitu sejak masih anak-anak.

Upaya untuk meningkatkan minat dan kegemaran membaca harus melibatkan unsure-unsur berikut :
1. Anak didik
2. Guru sekolah
Guru memegang peranan penting dalam menggairahkan minat baca anak didik. Guru sebagai contoh yang diidolakan anak-anak akan sangat efektif mengajak anak anak ke perpustakaan sekolah. Caranya yaitu guru-guru berkunjung dan membaca ke perpustakaan sekolah, dengan demikian anak-anak akan melihat dan meniru kegiatan guru idolanya sehingga mereka juga akan berkunjung dan membaca.
3. Sekolah
Dengan berbagai program kegiatan yang dapat menunjang pengkondisian tumbuhnya minat baca daan kegemaran membaca, misalnya melakukan kegiatan lomba story telling yaitu lomba menceritakan kembali kisah tokoh atau sejarah budaya yang diambil bahannya dari perpustakaan sekolah, selain itu juga kegiatan lomba meringkas cerita sejarah budaya, misalnya sejarah Datuk Bandar Kajum dsb.
4. Orang Tua
Orang tua diharapkan selalu menganjurkan anak anak untuk lebih sering membaca daripada menonton televisi. Hendaknya orang tua juga memberi insentif bagi anak-anak yang rajin membaca buku dengan membelikan buku-buku baru. Pada saat penerimaan raport, bagi anak-anak yang mendapat nilai raport yang bagus diberi hadiah buku, baik buku cerita atau buku ilmu pengetahuan. Juga pada saat anak anak berulang tahun, orang tua sebaiknya memberi hadiah berupa buku bacaan.
5. Lembaga masyarakat.
6. Pemerintah
Melalui berbagai program kegiatannya, misalnya dalam rangka perayaan hari-hari besar nasional, mengadakan pameran buku atau perlombaan-perlombaan untuk anak-anak sekolah misalnya lomba pidato, menulis puisi, mengarang, dll, yang berkaitan dengan pembinaan minat dan kegemaran membaca.

Peran perpustakaan sangat sentral dalam membina dan menumbuhkan kesadaran membaca. Kegiatan membaca berkaitan dengan tersedianya bahan bacaan yang memadai baik jumlah maupun kualitas bacaan. Maka yang perlu dilakukan oleh perpustakaan sekolah dalam mempengaruhi keinginan membaca khususnya anak didik adalah dengan menyediakan bahan bacaan yang menarik perhatian anak-anak sehingga akan mendorong mereka untuk ingin membaca. Setelah ada keinginan, kemudian mereka membaca, dan pada akhirnya mereka menjadi gemar membaca. Bacaan-bacaan ringan sangat efektif membuat seseorang bersabar untuk menuntaskan bahan bacaannya. Jika sudah terbiasa, semakin hari semakin efektif, pada akhirnya akan terus membaca.

Di lingkungan anak usia sekolah usaha pengembangan minat baca dapat dilakukan dengan prinsip jenjang dan pikat.

Jenjang :
Upaya untuk mengkondisikan perlunya penyediaan materi bacaan yang sesuai dengan perkembangan anak yang dapat memperkuat minat baca anak yang terus mendorong anak untuk maju menuju kegiatan membaca yang berkualitas

Pikat:
Upaya untuk memikat anak-anak untuk menyenangi kegitan membaca.
Memberi permen kepada anak-anak yang berkunjung ke perpustakaan juga salah satu upaya untuk memikat anak- anak menyenangi berkunjung ke perpustakaan.

Peran perpustakaan dalam menumbuhkan minat baca di lingkungan perpustakaan sekolah yaitu :
a. Memilih dan menyediakan bahan bacaan yang menarik
b. Menganjurkan cara penyajian pelajaran di sekolah dikaitkan dengan tugas ke perpustakaan
c. Memberikan kemudahan kepada pemustaka dalam mendapatkan bacaan yang menarik.
d. Memberikan kebebasan membaca secara leluasa kepada pemustaka yaitu dengan merangsang anak mencari dan menemukan sendiri bacaan yang sesuai dengan minatnya. Cara ini juga membiasakan anak untuk melakukan penelusuran bahan bacaan yang diminatinya.
e. Menanamkan kesadaran kepada pemustaka tentang pentingnya membaca dalam kehidupan khususnya dalam mencapai keberhasilan sekolah.
f. Melakukan kegiatan lomba minat baca
g. Mengkaitkan kegiatan peraayaan hari-hari besar nasional dengan kegiatan pameran buku.
h. Memberikan penghargaan kepada anak didik yang paling sering berkunjung atau paling sering meminjam buku perpustakaan sebagai Pengunjung Aktif atau Peminjam Aktif yang dinilai dalam kurun waktu tertentu misalnya setiap semesteran atau tahunan.

Bentuk-bentuk promosi yang dapat dilakukan Perpustakaan Sekolah yaitu:
1. Pembuatan poster atau leaflet tentang pentingnya membaca
2. Pameran buku secara periodik (padahari-hari besar nasional )
3. Penataan ruang perpustakaan yang baik dan menarik
4. Mengingatkan siswa tentang pentingnya membaca secara periodic (melalui amanat kepala sekolah setiap upacara hari senin)
5. Memberikan tugas kepada siswa yang penyelesaiannya harus dengan membaca koleksi perpustakaan sekolah (bekerja sama dengan guru bidang study)
6. Perlombaan yang berkaitan dengan minat dan kegemaran membaca seperti story telling, mengarang, meringkas buku, pidato, dll (bekerja sama dengan kepala sekolah, guru, komite sekolah dam Dinas P&K)
7. Memberikan penghargaan kepada pengunjung aktif dan peminjam aktif (melalui Kepala sekolah)
8. Pelayanan prima dari petugas perpustakaan yaitu dengan wajah manis, ramah tamah dan bersahabat dan menarik, menjelaskan kepada pemustaka (khususnya anak didik) ringkasan-ringkasan buku yang ada di perpustakaan.
9. Menciptakan suasana perpustakaan yang nyaman, bersahabat dan menyenangkan bagi pemustaka.

About these ads

Tentang hildalubis

I'm a Civil Servant n House Wife
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s